Impian masyarakat Pasuruan khususnya warga Nahdliyin sudah terwujud, tatkala PBNU memilih PCNU Kab Pasuruan untuk mendirikan Institut Teknologi dan Sains (ITS) NU. Hari ini Sabtu, 3/2/2018 perguruan tinggi berbasis teknologi dan sains itu telah dilegalformalkan oleh Menristek-dikti Prof. H.Mohamad Nasir, Ph.D.,Ak bertempat di Pendopo Nyawidji Ngesti Wenganing Gusti Kab Pasuruan. Secara resmi menristek menyerah surat keputusan ijin operasional ITSNU yang diterima oleh H. Imron Mutamakkin disaksikan sejumlah pejabat penting antara lain Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf, dan seluruh SKPD, Rois Syuriah PCNU KH Muzakki Birrul Alim, KH Nawawi Abdul Jalil.
Dalam pidato sambutannya, menristek sudah saatnya warga NU melek teknologi agar dunia tidak digenggam orang lain dan menyatakan kebanggaannya kepada PCNU Kab Pasuruan yang telah memiliki ITSNU, beliau mengingatkan bahwa kehebatan perguruan tinggi itu terletak pada peningkatan mutu dan inovasi. Masih menurut M Nasir bahwa program Menristek-dikti akan selalu membesarkan perguruan tinggi yang kecil agar bangkit dan mampu bersaing, dan kementerian siap menyalurkan beasiswa S1 hingga S3 kepada mahasiswa NU yang tidak mampu. Mengakhiri pidatonya beliau berpesan meski ITSNU adalah yang pertama tetapi, jangan menjadi yang pertama tetapi jadilah yang terbaik “is the best”.

Berdasarkan keputusan Kementerian Ristekdikti, ITSNU Pasuruan akan membuka 7 Program Studi: Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Pengolahan Hasil Pertanian, Pendidikan Biologi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, dan Desain Komunikasi Visual.
Menurut Dr. Abu Amar Bustho pelaksana akademik ITSNU yang juga pejabat ketua STAI-NU bahwa “utuk tahun ajaran mendatang, kami sedang menyiapkan sarana prasarana dan seluruh perangkat pembelajaran termasuk tenaga akademik-non akademik khususnya dari kalangan sarjana NU yang berbasis sains dan teknologi”.
Sementara hasil wawancara LTNNU kepada salah satu tamu undangan yang tidak mau disebut namanya, ia mengatakan gembira bahwa NU memiliki ITSNU sebab Pasuruan ini sangat membutuhkan kader NU yang pandai IT, sains dan teknologi di era yang serba digital ini, saat ini Pasuruan sudah lebih dari cukup ketersediaan SDM yang ahli di bidang agama tetapi minim sekali ahli IT. sains dan teknologi tuturnya. (Irham)

Sumber: LTN NU Kab. Pasuruan (http://ltnnukabpasuruan.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *